Senin, November 17, 2008

Arnold Schwarzenegger? No! But Aditya Shortzenegger, The Smallest Muscleman



Aditya ‘Romeo’ Dev berasal dari Phagwara, India. Pemuda berusia 19 tahun ini hanya mempunyai tinggi sekitar 84 cm/33 inci saja dengan berat 9 kg/20 lbs dan lingkar dada 20 inci.
Romeo telah berlatih di Leo Health Club di Phagwara, India, sejak 2 tahun lalu dengan pelatih yang juga pemilik klub Ranjeet Pal (Mr. Punjab). Romeo mampu mengangkat dumbel seberat 3.3 lb/1.5 kg. Pal mengatakan bahwa dengan beban seberat itu, romeo akan dapat terhindar dari cidera.



"Karena ukuran kecilnya, saya tak menyuruhnya melakukan latihan keras. Namun Romeo berlatih kurang lebih sama dengan orang lain dan dia sangat bersemangat,” ujar Pal.



Kini, setelah 2 tahun, Romeo pun mulai terkenal. Hampir setiap hari orang-orang antusias untuk melihatnya berlatih dan ia juga telah di undang untuk tampil di panggung dan televisi. "Saya menghasilkan uang yang cukup dengan tarian dan pertunjukan binaraga namun menjadi kaya bukan tujuan saya," ujarnya. (dari berbagai sumber)

Minggu, November 16, 2008

Metabolisme

Apa sih Metabolisme itu?
Metabolisme dapat dikatakan sebagai semua reaksi kimia dan fisik yang terjadi pada tubuh dalam rangka menjaga kelangsungan hidupnya. Ini termasuk reaksi anabolik (pembentukan sel yang diperlukan tubuh) dan katabolik (pemecahan sel untuk mendapatkan energi).

Apa yang menentukan tingkat metabolisme?
Banyak faktor yang menentukan tingkat metabolisme seseorang termasuk: jenis kelamin, usia, komposisi badan (berlemak atau berotot), dan tingkat aktivitas. Tetapi sebab pasti mengapa beberapa orang mempunyai tingkat metabolisme yang lebih cepat dibanding lainnya masih belum jelas dimengerti.
Hormon setidaknya ikut berperan dalam menentukan tingkat metabolisme seseorang. Secara umum pria mempunyai metabolisme yang lebih cepat dibanding wanita karena pria mempunyai lebih banyak hormon testosterone. Seperti halnya kecepatan metabolisme pada balita, anak-anak dan remaja yang sebabkan karena hormon pertumbuhannya.
Faktor genetik juga ikut mempengaruhi tingkat metabolisme seseorang. Seseorang mungkin secara genetik mempunyai jumlah sel adipose yang banyak yang menjadi tempat penyimpan lemak. Sel ini dapat bertambah banyak dengan kenaikan berat badan, tetapi tidak pernah berkurang. Sel ini berhubungan dengan titik setel (set point) yang secara teori badan akan berusaha untuk terus tetap mempertahankan keberadaanya.

Bagaimana cara meningkatkan metabolisme?
Pola makan yang baik dan olahraga yang teratur adalah kunci untuk meningkatkan metabolisme. Mulailah hari dengan sarapan pagi. Sarapan meningkatkan metabolisme dan memicu tubuh untuk membakar kalori sepanjang hari. Jangan biarkan diri kelaparan. Lebih baik makan dalam porsi kecil 4-6 kali, antara 2-3 jam sepanjang hari, daripada 3 kali makan besar. Pengaturan waktu sangat penting: karbohidrat sebaiknya dimakan saat sarapan dan setelah latihan karena efek anabolik insulinnya, tetapi untuk selain itu kontrol insulin dengan hanya makan sayuran hijau berserat dan protein.

Dalam rangka menurunkan berat badan, kalori yang masuk harus lebih sedikit daripada kalori yang keluar. Sehingga kita harus meningkatkan latihan dan mengurangi pemasukan kalori. Untuk melakukan ini, Dokter Barry Sears, pencipta program Zona Eating, menyarankan, “mulailah dengan mengurangi kalori yang masuk sebanyak 500 kalori dan ketika kita mencapai titik jenuh (tidak ada lagi penurunan berat badan), turunkan lagi kalori sebanyak 200 kalori.” Kita hanya dapat menurunkan kalori sebesar itu untuk mencegah tubuh berpikir bahwa terjadi kondisi kelaparan. Pendekatan lain adalah siklus kalori, sebuah proses untuk membuat tubuh tidak berpikir bahwa kita sedang berdiet dengan perubahan naik turunnya pemasukan kalori setiap hari.
Program latihan sangat penting untuk proses penurunan berat badan. Jika kita membakar lebih banyak kalori daripada yang kita makan, tubuh akan dipaksa untuk membakar simpanan lemak untuk tenaga. Latihan aerobik adalah cara terbaik untuk meningkatkan metabolisme. Lakukan olahraga jalan, berenang, bersepeda, atau lainnya yang dapat meningkatkan detak jantung selama 30-40 menit setidaknya 3 kali seminggu. Jangan malas. Parkirlah kendaraan lebih jauh dan berjalanlah, gunakan tangga kapan pun bila memungkinkan. Berjalanlan setiap hari, khususnya setelah makan malam. Lakukan lebih banyak aktifitas di sekitar rumah untuk meningkatkan metabolisme kita.
Untuk menjadi sehat dan bugar dengan metabolisme yang tinggi diperlukan perubahan gaya hidup kita. Pada awalnya perubahan itu akan terasa sulit, tetapi hasil yang dicapai dalam jangka panjang akan membayarnya. Dengan makan makanan yang tepat dan melakukan program latihan yang baik, kita akan dapat meningkatkan proses pembakaran lemak tubuh, dan penurunan berat badan akan mengikutinya.
(terjemahan bebas dari tulisan Elizabeth Weinstock pada Dr Robert Jackson’s Online Clinic)

Jumat, November 14, 2008

My best shape ever: Achmad Fachry

Foto-foto diambil pada bulan agustus 2008





Bukan hal mudah untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Semakin keras kita berusaha untuk mendapatkannya, akan semakin terasa berarti hasil yang kita dapatkan.
Walau pun belum 100% seperti apa yang diharapkan, namun apa yang telah dicapai merupakan pemicu untuk berusaha lebih baik lagi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik lagi.
Go Hard or Go Home...That's the motto.

Binaragawan Binaragawati Muda Usia

Richard sandrak


Pada usia 3 tahun, Richard mulai berlatih beladiri dan berlatih beban dengan dumbel kecil yang ringan untuk menguatkan tubuhnya. Richard mulai menunjukan perkembangan. Pada tahun 1999, orangtuanya ingin mencari seorang pelatih untuknya, dan setelah berbicara dengan banyak orang, akhirnya mereka mendapatkan nama Frank Giardina yang merupakan salah seorang pelatih fitnes top di bidang ini. Mereka bertemu dengan Frank ketika Richard berusia 7 tahun. Frank, yang merupakan seorang binaraga dan pelatih para selebritis yang sukses mulai melatih Richard di Gold’s Gym miliknya.





Media mulai memberi perhatian pada perkembangan Richard yang sangat menakjubkan pada usianya yang muda itu. Perlahan Richard mulai sering muncul sebagai bintang tamu pada banyak pertandingan binaraga seperti Mr. Olympia. Night of Champion, Mr. USA, the Emerald Cup, the Arnold Classic dan masih banyak lagi lainnya.
***************************************

Maughan Wellham, 10 tahun

Maughan Wellham bergaya di depan kamera menunjukan otot bicepnya.
Foto: Liam Driver.

Maughan wellham, seorang anak perempuan berusia 10 tahun dari melbourne, Australia, telah diperbolehkan mengikuti sebuah kompetisi binaraga All Female Natural Muscle & Fitness Classic di Glen Eira Auditorium bulan juli 2008 lalu, dan menjadi anak perempuan pertama dan satu-satunya yang menjadi peserta dalam divisi yang khusus diadakan karena keikutsertaanya yaitu divisi "Ms Fitness Kidz". Walaupun divisi ini khusus untuk anak-anak, tetapi tetap berlangsung seperti kompetisi dewasa lainnya, dimana ada 3 babak yang harus diselesaikannya: babak posing dengan musik, babak busana (dress round) dan babak bikini (bikini round).


Aksi panggungnya memukau para penonton.
Foto: Brendan Breen


Tidak merasa gugup walau harus bertanding dengan wanita dewasa dalam babak bikini.
Foto: Brendan Breen

“Ia terlihat fantastis. Ia bahkan menunjukan otot perutnya dan penonton sangat menyukainya. Saya belum pernah melihat hal seperti itu sebelumnya,” kata Tony Lanciano, promotor pertandingan dan juga Presiden dari International Natural Bodybuilding Association (INBA) Australia yang telah memberikan ijin kepada Maughan untuk ikut serta dalam kompetisi tersebut.

Michelle Wellham, sang ibu, mengatakan bahwa Maughan adalah seorang anak yang sangat suka berolahraga seperti lari, push up dan squat, tetapi tanpa menggunakan beban.
“Saya pikir sangat tidak bertanggung jawab untuk membiarkan seorang anak berlatih dengan beban,” katanya yang menghubungi Tony Lanciano untuk meminta keterangan ketika tahu bahwa Maughan ingin mengikuti kompetisi itu untuk bersenang-senang.


Berlatih untuk menjadi seorang pelari.
Foto: Liam Driver

Maughan mengatakan bahwa ia lebih ingin menjadi seorang atlit lari daripada seorang binaragawati dan terinspirasi oleh pelari seperti Jana Rawlinson .
“Saya ingin berotot, tetapi tidak ingin menjadi binagara. Saya ingin menjadi perlari,” ujarnya.
Ia mengikuti kompetisi tersebut untuk bersenang-senang setelah menonton sebuah kompetisi binaraga.
(dari berbagai sumber)

Kamis, November 13, 2008

Akankan binaraga dapat menjadi salah satu alternatif hiburan dalam acara resepsi pernikahan?

Jika menghadiri acara resepsi pernikahan dan mendapati artis organ tunggal sedang asik bergoyang dengan diiringi musik sih sudah biasa. Tapi bagaimana jika yang didapati ternyata para pria berotot yang mengenakan kain dan tanpa baju yang sedang asik bergoyang dengan diiringi musik? Tentunya mengagetkan ya. Sayangnya saya tidak tahu bagaimana reaksi para undangan, terutama para gadis dan ibu-ibu, yang mungkin sedang makan dan kebetulan menyaksikan pertunjukan hiburan langka tersebut.